Suku cadang ekskavator Volvo selalu disukai oleh operator di industri ekskavator. Pelayanan purna jual dan kualitas suku cadang excavator Volvo yang dibeli oleh banyak orang lebih terjamin dibandingkan beberapa pabrikan kecil. Namun, betapapun bagusnya, kegagalan fungsi tidak dapat dihindari setelah penggunaan jangka panjang. Mengetahui lebih jauh mengenai penyebab retak pada blok mesin dan kepala silinder semoga dapat membantu Anda.
I. Penyebab retak pada bagian silinder excavator Volvo Bagian-bagian blok silinder mesin dan kepala silinder yang rawan retak biasanya berkaitan dengan strukturnya. Bagian-bagian yang rawan retak pada berbagai jenis mesin memiliki polanya masing-masing. Blok mesin dan kepala silinder biasanya dibuat dari besi cor kelabu, besi cor paduan, dan paduan aluminium. Strukturnya rumit, dan beroperasi pada kondisi suhu tinggi, tekanan tinggi, beban termal, dan beban bolak-balik. Oleh karena itu, lubang pasir dan retakan sering terjadi pada blok silinder dan kepala silinder.
II. Solusi keretakan pada bagian silinder excavator Volvo
- Mesinnya memiliki tenaga dan kecepatan tinggi. Pada kecepatan tinggi, gaya inersia besar, tegangan pada pelat bawah tinggi, dan kemungkinan besar akan terjadi retakan.
- Blok silinder memiliki struktur yang kompleks dan ketebalan dinding yang tidak rata. Karena kekakuannya yang rendah, kemungkinan besar akan terjadi retakan pada beberapa bagian yang lemah.
- Pada kecepatan tinggi, poros engkol bergetar sehingga menambah beban pada blok silinder dan menyebabkan keretakan pada bagian yang lemah.
- Konsentrasi tegangan terjadi pada transisi antara bagian yang dikerjakan dan bagian yang tidak dikerjakan dengan ketebalan dinding yang berbeda. Ketika konsentrasi tegangan ditumpangkan dengan tegangan internal sisa dalam pengecoran, kemungkinan besar akan terjadi keretakan.
- Jika mesin beroperasi dalam kondisi kelebihan beban dalam waktu lama, tegangan pada blok silinder terlalu tinggi, dan proporsi retakan pada blok silinder besar.
- Menambahkan air dingin secara tiba-tiba ke mesin pada suhu tinggi menyebabkan tekanan termal yang berlebihan pada blok silinder, mengakibatkan deformasi dan pecahnya blok silinder.
- Ketebalan kotoran air yang berlebihan dalam jaket air mengurangi aliran air pendingin. Pada saat yang sama, karena perpindahan panas yang buruk dari kotoran air, kinerja pembuangan panas mesin berkurang. Terutama setelah saluran air antara silinder dan katup tersumbat, pembuangan panasnya sangat terpengaruh, menyebabkan suhu pengoperasian lokal meningkat dan tekanan termal menjadi terlalu tinggi. Hal ini kemungkinan besar terjadi pada musim dingin yang parah dan terjadi karena penambahan air panas bersuhu tinggi secara tiba-tiba.
- Persyaratan teknis operasi perbaikan tidak diterapkan secara ketat. Misalnya, baut kepala silinder tidak dikencangkan sesuai urutan dan torsi yang ditentukan, serta gaya pengencangan tidak merata sehingga mengakibatkan deformasi silinder dan retakan di dekat lubang baut.
- s.

Melalui penjelasan di atas, Anda mempunyai pemahaman tertentu mengenai penyebab kegagalan retak pada blok mesin dan kepala silinder. Anda harus ingat untuk merujuknya dalam penggunaan sehari-hari untuk menghindari situasi serupa dan mempengaruhi penggunaan.